Rabu, 12 Desember 2012

kecewa


Setiap manusia pasti pernah mengalami apa itu kecewa, saat kita berharap akan sesuatu yang sangat kita inginkan terjadi tapi tiba-tiba….hilang begitu aja
Lalu setelah itu apa yang bisa kita lakukan?
Menangis?
Mengasiani diri?
 Memandang diri kita adalah orang paling malang di dunia?
Hmmm itu adalah pilihan paling bodoh yang tercipta di zaman teknologi ini
Apakah kita tidak boleh kecewa?
Sudah pasti boleh, kecewa adalah hak setiap orang yang selalu berharap untuk sebuah kebahagiaan
Tapi kita sekalipun tak boleh terkungkung dalam rasa itu
Mengasiani diri adalah tindakan orang-orang pengecut yang tak berani menerima kenyataan bahwa masih ada yang lebih baik dari kita. justru dengan itu kita harus terus berdiri tegak, memacu semangat untuk menunjukan pada dunia kita punya usaha yang layak hingga bisa di sandingkan dengan mereka-mereka yang hebat dan tak pantang menyerah
Saat kita terpuruk, ingatlah bahwa ada orang-orang yang akan lebih terpuruk saat menyaksikan kondisi kita.
Ingatlah mereka-mereka yang selalu berdoa untuk kita
Menyalurkan semangat dalam diamnya
Sulit memang untuk bisa bangkit dalam arti sebenarnya
Tapi itu bukanlah hal yang mustahil
Semuanya mungkin
Hanya dengan kemauan untuk selalu mencoba dan iman yang meyakini bahwa apa yang kita perbuat tak akan pernah sia-sia
Mungkin saat itu kita akan terjatuh lagi,
Tapi tak apa. teruslah berdiri dan selalu mencoba untuk berbuat lebih
Setiap kejatuhan dan rasa sakit yang kita alami ibarat sebuah terapi yang akan membuat kita semakin kuat untuk menghadapi semua hal tak menyenangkan dalam hidup ini.

Tidak ada komentar: