Setiap
manusia pasti pernah mengalami apa itu kecewa, saat kita berharap akan sesuatu
yang sangat kita inginkan terjadi tapi tiba-tiba….hilang begitu aja
Lalu
setelah itu apa yang bisa kita lakukan?
Menangis?
Mengasiani
diri?
Memandang diri kita adalah orang paling malang
di dunia?
Hmmm
itu adalah pilihan paling bodoh yang tercipta di zaman teknologi ini
Apakah
kita tidak boleh kecewa?
Sudah
pasti boleh, kecewa adalah hak setiap orang yang selalu berharap untuk sebuah
kebahagiaan
Tapi
kita sekalipun tak boleh terkungkung dalam rasa itu
Mengasiani
diri adalah tindakan orang-orang pengecut yang tak berani menerima kenyataan
bahwa masih ada yang lebih baik dari kita. justru dengan itu kita harus terus
berdiri tegak, memacu semangat untuk menunjukan pada dunia kita punya usaha
yang layak hingga bisa di sandingkan dengan mereka-mereka yang hebat dan tak
pantang menyerah
Saat
kita terpuruk, ingatlah bahwa ada orang-orang yang akan lebih terpuruk saat
menyaksikan kondisi kita.
Ingatlah
mereka-mereka yang selalu berdoa untuk kita
Menyalurkan
semangat dalam diamnya
Sulit
memang untuk bisa bangkit dalam arti sebenarnya
Tapi
itu bukanlah hal yang mustahil
Semuanya
mungkin
Hanya
dengan kemauan untuk selalu mencoba dan iman yang meyakini bahwa apa yang kita
perbuat tak akan pernah sia-sia
Mungkin
saat itu kita akan terjatuh lagi,
Tapi
tak apa. teruslah berdiri dan selalu mencoba untuk berbuat lebih
Setiap
kejatuhan dan rasa sakit yang kita alami ibarat sebuah terapi yang akan membuat
kita semakin kuat untuk menghadapi semua hal tak menyenangkan dalam hidup ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar