Jumat, 20 Desember 2013

MAHASISWA


Hmmm secara tata bahasa kata mahasiswa dapat di pecah menjadi dua, yaitu maha yang berarti terbesar dan siswa yang berarti pelajar, jadi mahasiswa dapat diartikan sebagai pelajar yang besar…..eeiiitttttt ini adalah salah satu bentuk perusakan terhadap makna kata yang dapat memperparah kondisi kebahasaan Indonesia yang baik dan benar. Nggak usah di pikir terlalu rumitlah karena saya sebenarnya juga nggak begitu paham dan karena ini juga hanya joke kecil-kecilan untuk mengisi waktu luang saja.
Kembali ke soal mahasiswa, bagi saya mahasiswa adalah kesempatan terakhir untuk bisa minta uang tanpa rasa tertekan, Mulai dari uang buku sampai uang buat nge-date dengan gebetan. Alasannya simple, karena kita belum kerja.
Jika di Tanya apa alasan menjadi mahasiswa, jujur aja banyak banget mungkin kalo saya sebutin satu-satu panjangnya bisa ngalahin episode yang ada di cinta fitri.
Tapi karena nama saya bukan fitri dan sayapun juga nggak lahir pas idul fitri jadi saya buatlah beberapa saja..,
So langsung aja kita bahas satu-satu.

1. status
Tak bisa di pungkiri status mahasiswa membuat kita merasa aman. Why?
Jika kalian mau buat KTP pasti akan ditanya tentang pekerjaan, nahh disini deh kamu bisa menyebutkan dengan gagah berani “saya MAHASISWA”
Ato saat kalian kenalan sama cowok-cowok unyuu di mall, dengan mata kedip-kedip kayak cacing kesurupan kalo bisa bilang “ saya MAHASISWA”
Jelaskan bahwa status mahasiswa mampu menyelamatkan kita dari degradasi mental, yah walaupun tak semua yang kuliah itu mahasiswa ada juga spesies-spesies lain yang mengekor seperti mahasisa(idol gagal-indra widjaya) atau MaPaLa(SKRIPSHIT-alitt susanto)

2. nyari jodoh
Dimana lagi kita mau nyari cowok kuliahan kalo nggak di kampus, jadi untuk lebih memaksimalkan usaha pencarian pasangan tulang rusuk kita harus jadi mahasiswa. Kan enak thu bisa ketemu tiap hari, acara kepo mengkepo pun dapat berjalan dengan lebih intensif. Dan galaupun akan semakin merajalela…nah loooo

3. bebas seragam
Dari jaman playgrup belum dibikin sampai jaman alay bin kepo yang namanya sekolah ya harus pake seragam  (khusus untuk penghuni Indonesia, selain itu maap ya mas-mbak bule saya tak tau bagaimana aturan di sekolah kalian). Tapi saat kita udah jadi mahasiswa hilang semua aturan itu. Kalian mau kuliah pake kaos oblong yang satu semester nggak di cuci, silahkan. Mau pake celana jins yang robeknya sampai ke pusar, tak masalah. Atau mau pake kombinasi sepatu yang unik seperti kanan sepatu balet dan kiri sepatu boot, nggak ada yang nglarang. Tapi sekali lagi maaf buat kalian-kalian yang kuliah di jurusan keguruan karena alasan ini tak bisa di pakai, kalo gurunya acakadut gimana nasib murinya nanti mas broo mbak sis.

4. lebih menikmati hidup
Sebagian besar mahasiswa adalah kaum pendatang karena selalu aja rumput tetangga lebih hijau dari rumput sendiri. Dan sebagai pendatang tentu dong kalian butuh home stay(kos). Nah disinilah kalian bisa lebih menikmati hidup, mulai dari pengantrian tempat penyaluran hasrat di pagi hari yang panjangnya melenihi antrian BLT sampai kremesan mie yang rasanya pasti lebih nikmat dari pada burger di pinggir jalan. Sungguh pengalaman yang amazing banget deh…

5. ajang pemberian pahala
Sebagai kaum pendatang dengan modal seadanya, kita harus bisa memanfaatkan segala macam kondisi dan situasi. Disini akan sangat di anjurkan bagi kalian para masiswa untuk menambah sebanyak mungkin teman ataupun koneksi, kenapa??? Alasanya sederhanya coy PERAYAAN. Yup disinilah keyword tersimpan. Dalam setiap perayaan tentu akan ada benda bernama MAKANAN dan ini sungguh saat yang tepat bagi kalian untuk mengembangkan karir baru kalian sebagai PECINTA GRATISAN. Jadi bisa di simpulkan dunk semakin banya teman semakin banya perayaan dan semakin banyak pula makanan gratis nahh itu semua berbanding lurus dengan tingkat pahala yang kita berikan pada sosok-sosok luhur yang telah bersedia dengan tulus hati memperbaiki gizi anak bangsa ini #MentalAnakKos

Kayaknya segitu dulu ya alasan-alasan manusiawi yang bisa aku bagi disini, kalo ada yang lain mungkin bisa di tambahkan siapa tau bisa memotifasi yang lain untuk ikut terjun ke medan pertempuran yang bernama kuliah………#just for fun guys

Kamis, 24 Oktober 2013

sebuah harapan yang nyata

bersama senja yang turun di langit barat kota semarang
aku dan kamu mulai merangkai sebuah kisah
tentang kita
yang mencoba meraba gelap masa depan
berdua
bergandeng tangan
tak bisa ku janji untuk slalu buat mu bahagia
karena akan tiba saat kita kan saling menyakiti
saling memaksa dan kokoh pada ego
kala masa itu tiba, aku hanya janji satu hal
aku akan slalu disisi mu
diam
menanti hati kita untuk bicara
bahwa kasih ini lebih besar dari prasangka dan curiga
Tuhan
bilakah boleh aku berharap
untuk sebuah harapan yang nyata
ijinkan kita untuk bersama
berdua
meniti setiap tangga kehidupan
hingga akhir masa pun tak kan sanggup memisahkan

Kamis, 03 Oktober 2013

semangat untuk kawan

ketika dia tak lagi melihatmu
ketika dia tak menganggap mu ada
dan ketika dia lebih memilih pergi
namun ketika itu juga kamu tak bisa berpaling darinya

percayalah...
aku akan selalu disini
disamping mu dengan seribu genggam semangat

ku sediakan pundak untuk mu bersandar
ku sediakan jemari untuk kamu genggam

melangkahlah ke depan kawan
gapai kasih yang kau damba
jangan ragu pada hambatan yang mungkin kan datang
takdir Tuhan kita tak tau
mungkin nanti, besok, atau lusa dia kan datang
membawamu menatap senja bersama

Selasa, 24 September 2013

kado terakhir



Aku tulis cerita ini hanya untukmu, persembahan terakhir yang bisa ku berikan padamu. Mungkin kau baru akan tau saat kita telah punya pasangan masing-masing. Atau saat kita telah jadi kakek nenek, atau bahkan kau baru melihatnya saat aku tak ada lagi di dunia ini. Aku mungkin akan menyesal tapi aku tau aku akan lebih menyesal lagi jika tak memberitahukan mu tentang semua ini.
Ini adalah cerita kita, sebuah kisah biasa yang coba ku rangkai sebagai kado terakhir untukmu. Sebuah kisah yang menjadi saksi bahwa aku pernah menyimpan sebuah rasa indah untukmu.
Saat ku tulis lembar ini, tentu aku sedang mengingatmu. Kau adalah inspirasi terbesar dalam setiap coretan yang ku rangkai selama ini. Kau adalah alasan yang membuatku selalu menulis kisah-kisah penuh air mata. Kau tak tau? Tentu saja. Untuk apa kau tau? Tak penting dan tak kan ada arti apa-apa,Hanya akan menambah derita hati ini.
Kisah ini hanya roman biasa dimana dua orang anak manusia di pertemukan dan di pisahkan oleh tadir, takdir yang tak mampu kita cerna secara logika dan hitungan matematis.
Pertemuan tak disengaja, keisengan yang membuatku sempat membencimu, hmm sungguh bagai sebuah senetron tak berkelas yang di putar dalam memori otak ini.
Lima tahun aku menunggu, lima tahun aku selalu berharap akan terukir sebuah cerita antara kita. tapi, semua itu sia-sia, tak berguna, hanya sampah yang terus mengotori sudut hati.
Di hadapan semua orang aku berusaha terlihat biasa, cuek, tak pernah memikirkan perasaan, bahkan bisa di bilang keras. Taukah kau itu karena apa? Itu karenamu. Kau buat aku melakukan semua itu. Karenamu aku mulai belajar apa itu yang namanya mengendalikan perasaan. Berpura-pura tak melihat apa yang ada di sekeliling, tak peduli pada mereka. Taukah kau bagaimana rasanya itu? Rasanya seperti sebotol bir yang di kocok dengan kuatnya, mendesak ingin keluar tapi apadaya jika tutupnya tak bisa di buka.
Di depan mereka aku bilang aku tak lagi memandangmu, benarkah itu? Aku tak tau. Setiap kali aku berusaha untuk mehilangkan semua ini tiba-tiba kau hadir lagi dan membuatku berharap, lalu sedetik kemudian kau hilang meninggalkanku yang terpuruk dalam kesendirian. Aku tau diriku ini sungguh teramat bodoh. Masih saja melihat masa lalu. Apa yang harus aku lakukan? Aku tak tau, aku merasa begitu lemah di hadapanmu.
Mungkin benar jika kau bukanlah takdirku, kisah yang kita lalui begitu panjang dan tak ku lihat muara cinta disana. Tapi Sulit untuk ku ikhlaskan semua ini.
Masihkah kau ingat saat kita bertemu untuk pertama kalinya sore itu, hmm mungkin bukan yang pertama bagimu tapi baru senja itu ku sadari hadirmu. Lalu saat kita ikut jalan sehat bersama. Bagaimana dengan upacara? Taukah kau kenapa saat upacara aku tak pernah baris bersama teman-teman sekelasku, tapi malah menyelinap ke kelas lain. Itu karena aku ingin selalu dekat denganmu. Entah kenapa kelas kita selalu berjauhan dan itu terasa menyebalkan bagiku tapi aku selalu punya cara lain untuk menyiasatinya. Aku yang selalu lewat depan kelasmu saat ke kantin, aku yang berangkat pagi hanya untuk melihatmu memasuki gerbang sekolah, aku yang berlama-lama nongkrong di ruang ujianmu. Aku yang selalu mencoba meperlihatkan diri padamu.
Mungkin saat itu kau menganggap aku ini cuek, tak peduli padamu, tapi jujur saja saat itu aku begitu gugup dan tak tau apa yang harus aku lakukan. Kau yang begitu ringan tanpa beban tapi justru itu malah menimbulkan beban tersendiri dalam hatiku. Aku tak bisa seperti dirimu. Aku takut.
Mungkin saat itu kau marah pada ku, kecewa pada ku. Sebenarnya, aku juga sama, aku marah pada diriku sendiri, menyesali semuanya. Kenapa aku begitu bodoh.
Ingatkah kau saat kita saling berkirim pesan singkat. Dan sampai pada suatu titik saat kau kirim pesan itu, pesan yang menuliskan bahwa kau ingin menjalin hubungan yang lebih. Taukah kau bagaimana aku saat itu. Perasaan ku begitu campur aduk. Senang tentu saja, tapi saat itu aku juga bingung dan ragu.
Aku senang karena akhirnya aku tau bahwa ternyata ada juga orang yang mencintaiku. Bingung, aku bingung bagaimana aku harus bersikap. Ragu, aku ragu untuk menjawab iya atau tidak, aku menyukaimu tentu saja, tapi saat itu aku masih belum yakin bahwa apa yang kurasakan adalah sebuah cinta, aku juga kecewa padamu, kenapa kau bilang hanya lewat pesan? Tak bisakah kau bilang langsung padaku. Meyakinkan aku bahwa apa yang aku rasakan sama seperti yang kau rasakan. Tapi itu tak terjadi. Dan apa rasa yang menang? Ragu. Keraguan itu terlampau besar hingga membuatku memutuskan untuk mengatakan tidak.
Lalu kau bilang pesan itu bukan dari mu, melainkan saudaramu yang pinjam hp mu dan mengirim pesan untuk ku. Aku kecewa, tapi aku juga bersyukur karena aku mengatakan tidak. Tak ku sadari kau begitu tak hanya sekali, tapi tiga kali ku rasa namun tetap aja hati ini masih ragu dan seorang teman berkata padaku “lebih baik tidak dari pada ragu” dan entah darimana datangnya hingga ku terus mengatakan tidak sampai akhirnya kau mulai menjauh dariku. Dan kisah ini hanya akan menjadi kenangan masa remaja





Selamat tinggal senja di lapangan spike

Senin, 28 Januari 2013

SISFO Active Camp


sebagai mahasiswa baru yang lagi pengen ngeksis di kampus saya mutusin buat ikutan rekrutmen HM. Kenapa harus HM? Sebenernya simple sih alasannya, pertama saya nggak punya bakat dalam bidang seni ataupun olah raga jadi saya ngerasa udah terlalu tua buat nanamin benih-benih bakat itu, kedua alasan yang klise en basi banget kayak nasi yang didiemin selama dua hari yaitu pengen nambah pengalaman ( sedikit modus untuk mengenal lebih banyak cowok yang mungkin salah satunya adalah pasangan tulang rusuk saya)
untuk menjadi AA(Anggota Aktif) saya harus ikut yang namanya SAC (SISFO Active Camp). Saya beserta 47 teman-teman senasib sepenanggungan lainnya dengan gagah berani penuh tekat berhasil sampai di kampus tepat jam 06. 00 waktu masing-masing. Anggota telah lengkap, semua peralatan tempur telah siap, dan kendaraanpun datang. Jreng jreng jreeeennggggggg seekor mobil polisi tiba-tiba aja nongol di halaman gedung C. syok tingkat dewa saya melihanya. Bisakah kalian bayangkan sodara-sodara bagaimana rasanya saat 48 idung dipaksa masuk ke dalam mobil polisi yang luasnya kayak stadion dalam maket miniatur. Huft… setelah satu setengah jam nahan napas akhirnya saya selamat juga sampai tujuan, desa blimbing kecamatan boja kabupaten Kendal tepatnya di bumi perkemahan parikesit. Sedikit memanjakan paru-paru juga disini. Sebelum beristirahat kita breafing sebentar, kumpul di depan balaidesa dengan pemandangan sekolah TK beserta penghuni-penghuninya yang unyu-unyu sekaleee.
Seperti halnya jaman TK saya dulu kita juga di suruh baris berdasarkan kelompok masing-masing buat ngumpulin semua persyaratan …hmmm siaappp daahhhh meskipun nggak lengkap tak apa yang penting bawa..hehehe
Setelah acara pengumpulan peralatan yang tiga perempat waktunya lebih banyak di dominasi oleh suara-suara manusia tanpa dosa yang sibuk membuat alasan karena tidak membawa peralatan…dan kemudian…jeng jeng jeeeeeeeenggg
tiba-tiba thu kakak bilang “semua barang yang tidak suruh dibawa di kumpulkan” saya kira yang di maksud thu ya HP ekhhh ternyata semua benda elektronik, alat make-up, dompet, semua jenis makanan minuman, sampai alat mandi kecuali sikat gigi
bisakah kalian bayangkan pemirsa 2 hari hidup tanpa semua benda-benda sacral itu….ohhh my god….seandainya boleh usul saya akan mengganti nama kegiatan ini menjadi “KEMBALI KE JAMAN PRIMITIF”
untung aja saya orangnya cuek dan sedikit gila jadi nggak begitu masalah dengan semua itu….yaahhhh saat itu aku coba buat ambil positifnya yaitu AKHIRNYA SODARA-SODARA ALFI NURUL ASLAM MASIH BISA BERTAHAN HIDUP TANPA MEMEGANG HP…..huaaahhh pencapaian yang sudah luar biasa mengingat HP adalah pacar utama ku. Jangan menganggap saya berlebihan mengatakan ini karena HP adalah satu-satunya hal yang saya ingat tiap membuka mata di pagi hari….so buat cowok-cowok bersabarlah dengan kenyataan yang sungguh memilukan ini
oke…...kembali ke acara SAC lagi…ckckck
selesai pengumpulan sebagian nyawa itu kita masuk ke sebuah balai desa yang telah di sulap dengan begitu mempesonanya menjadi 3 bagian yaitu ruang season, camp cewek, dan camp cowok
setelah itu season pertama di mulai…dan entah saya lupa itu acara sampai berapa season karena sesungguhnya snack yang kalian suguhkan lebih menarik perhatia perutku dari pada wajah kalian yang unyuu-unyuuu itu
seperti halnya bangsa anak kos yang lain acara makan adalah acara yang sudah aku tunggu-tunggu….dan disin ternyata sebuah kejutan kembali muncul.. huuooooohohohoho adakah yang bisa menebaknya????
ternyata itu adalah acara makan paling so cuiiitttt sodara-sodara dimana kita makan sepiring berdua…segelas berdua dan tentu aja sesendok berdua
tapi karena pembagiannya acak jadi nggak melulu cewek-cowok ada juga pasangan maho-mahi yang harus dengan ikhlas hati terima kenyataan mengharukan ini….huhuhuhu
sorenya sebagai makhluk yang cinta akan kebersihan kita melakukan acara mencuci anggota tubuh…dan saya buru teringat bahwa semua peralatan mandi itu di tahan sama panitia….tapi untungnya mbak-mbak dan mas-mas yang baik hati itu memberikannya. Tapiiiiiiii mereka Cuma ngasih satu paketttt….ohh noooo satu sabun, satu pasta gigi, dan satu gayung untuk semua yang bergender cewek…huft…satu kata dariku untuk kenyataan ini “nikmati aja”
malemnya thu senior makin kreatif acara makan semakin di tingkatkan presentase keromantisannya yaitu dengan menambah satu personil lagi dalam tiap-tiap piring…yap sekarang kita bermain triple…berhubung dalam piringku ada 2 cowok jadi yahhh bisa di katakan saya adalah salah satu yang beruntung bisa melakukan poliandrii
setelah itu biasalah kayak acara-acara camping pada umumnya selalu ada yang namanya renungan dengan latar api unggun…satu hal yang bisa ku pastikan dalam acara ini…”saya nggak bakal bisa nangis” bukan maksud mau sombong atau bagaimana tapi emang aku nggak bakal nangis di depan umum kecuali karena hal-hal tertentu.
Biar cepet kita langsung ke acara esok harinya aja yaaa…
Seperti pada umumnya juga nggak afdol kalo di pagi hari yang cerah ceria cetar membahana badai ini kita nggak olah raga sejenak, cukuplah melemaskan otot-otot dikit juga sebagai hiburan atas gerakan-gerakan senam yang sungguh teramat sangat unik hasil kerativitas anak anak system informasi udinus
Yappp acara di lanjutkan dengan game…,,, 

pos pertama 
sama kayak permainan anak-anak smp zaman dahulu kala yaitu semua anggota kelompok berbaris dan matanyanya ditutup kecuali yang paling belakang, why?? Karena dia yang akan memberikan komando pada yang lain agar bisa ngambil botol yang udah di sebar di seluruh lapangan bola…..dan hal yang paling menyebalkan pun terjadi saat thu para senior dengan tampang tak berdosa plus senyum evilnya menendang botol yang mau kita ambil…huft sumpah capek banget ni game. Tapi setelah tiga kali mencoba akhirnya kelompokku sukses menuju pos selanjutnya
Horeeeeeeeeeeeeeee

Pos kedua
Kresek berjalan….hmmm biasa aja

Pos ketiga
saya juga bingung mau namain apa intinya sih kita di suruh nyari barang dalam sebuah kotak dengan mata tertutup….aksi senior yang menyebalkan kembali terjadi, masih dengan tampang tak bersalah dan senyum evil mereka menendang thu barang yang ingin kita ambil

Pos empat
Hmmm susah juga nyebut game ini apa yang pasti di sini kaki kita di ikat membentuk semacam lingkaran trus salah satu anggota ada di tengah sambil membawa papan kayu yang di atasnya ada bola pimpong..aturannya thu bola pimping nggak boleh jatuh, kita juga nggak boleh nyenggol orang yang ada di tengah dan tali pengikat nggak boleh lepas

Pos kelima
Inilahhh pos paling cihuyyyyyy…..kita nyebur di sungai brooo
Game-nya sih nyari balon tapi aku modusin aja jadi acara basah-basahan maklumlah udah lama nggak liat sungai yang airnya jernih plus dingin hrrrr…tapi sayangnya arusnya agak kenceng jadi yahh mengingat tubuh sya yg langsing jadi….em sedikit terbawa aruslah hehehe tak apalah pengalaman…

Dan layaknya ababil yang MKKB (Masa Kecil Kurang Bahagia) kita yang udah masuk kuliahpun asik dengan acara ciprat-cipratan air…hahaha dan inlah saat yang tepat untuk membalas kalian wahai para senior…hehehe cipratin aja thu air sungai ke mereka sampai kita puas

Dan terakhir adalah acara makan bersama…sebagai penutupan acara tak adalagi acara makan sepiring berdua ato bertiga yang ada hanya setampah bersama-sama….tapi pren,, biar tambah asik sebelum di santap akan lebih nikmat kalu thu nasi di urap dulu pake tangan…dan yah emang itu yang mereka lakukan hehehe…nikmat dahhhh

Dan bagaimana perjalanan kita pulang???
Jujur aja saya nggak tau. Kenapa? Karena saya tepar dengan sukses sepanjang perjalan yang mengharukan itu.

hmm jika di Tanya apa yang saya dapat di kegiatan ini?
banyak banget mulai dari yang paling sederhana yaitu dapat temen baru sampai sebuah pemahan baru tentang sebuah kebersamaan dan solidaritas
disini kita semua di perlalukan sama…tak ada yang pake make-up tak ada yang pegang HP sampai kesamaan makanan yang kita telan
satu hal yang ku sadari bahwa kita hidup tak sendiri, kita butuh mereka, orang-orang yang percaya dan peduli pada kita layaknya saudara sendiri

HM SISFO……CAYO CAYO CAYO

hujan


Hujan selalu bisa memberikanku kesejukan, aroma air yang menyentuh tanah panas terasa menenangkan. Aku selalu suka hujan, karena hujan adalah penawar akan rasa sakit. Suara tetes-tetes air yang membentur genting-genting bangunan bagaikan melodi indah yang mengalun bersama alam.
Hujan,
Akan sangat menyenangkan jika ku nikmati bersama secangkir coklat panas dan sebuah novel, bersama hujan aku bagaikan luruh ke bumi.
Di bawah rinai hujan aku juga bisa mencurahkan rasa sakit dalam dada ini, karena hujan yang membasuh raga akan menyembunyikan tangisku. Hujan yang selalu mengingatkanku akan hadirmu, kenangan-kenangan kita dan tentunya rasa sakit ini juga. Hingga entah sejak kapan ku mulai punya kebiasaan menggoreskan namamu pada embun yang di tinggalkan hujan di setiap jendela. Hingga akhirnya aku menyadari bahwa setiap tetes yang jatuh ke bumi bukanlah hujan, itu adalah rasa rinduku padamu yang tak mampu di tampung awan dan jatuh ke bumi dalam wujud air.