Dia yang
dalam diamnya membuat aku terjerat dalam setiap pesonanya, dia yang tak
tersentuh oleh hawa. Asik dalam dunianya
Kata ini
hanya tentang dia, sesosok laki-laki yang memiliki hati sedingin gunung es, namun entah mengapa justru itu yang
membuatku terjerat dalam lingkar cintanya, aku mungkin bodoh dan tak mau
melihat kenyataan yang terpampang jelas disepan mataku bahwa hawa yang lebih
cantikpun tak mampu mencairkan gunung es itu terlebih aku, tapi kututup
kenyataan yang ada. Aku tetap melihatnya, sosok yang selalu ku tunggu di depan
pintu kelas. Pemuda yang membuatku semangat menjalani hari jum’at
Kata mereka
kamu suka, kata mereka kamu mau
Tapi di
hadapku kamu hanya diam, tapi di hadapku kamu hanya berpaling wajah
Salahkah
rambu dalam hati yang hanya punya dua warna, kuning dan merah
Pernah
terlintas dalam benakku untuk menyerah dan menguburnya dalam sumur hati
terdalam, tapi berat untuk lepaskan rasa
yang temani akhir masa abu-abu
Haruskah aku
seperti X yang berterus terang akan hati walau berakhir pahit
Haruskah aku
seperti Y yang hanya menyimpan benang merah namun pelan tapi pasti masuk dalam
hidup cintanya
Atau
haruskah aku seperti Z yang tak peduli pada sekitar dan terjebak dalam masa
lalu
Tapi aku
hanyalah aku
Yang Cuma
mampu menikmati cinta untuk diriku sendiri
#jum'at
Tidak ada komentar:
Posting Komentar